Friday, 27 July 2012

Istimewakah wanita????

15 ANUGERAH ALLAH PADA WANITA YANG TIADA PADA LELAKI

1. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah s.a.w. keluar mengiringi jenazah. Baginda dapati beberapa orang wanita dalam majlis tersebut. lalu Baginda bertanya, “Adakah kamu menyembahyangkan mayat?” Jawab mereka,”Tidak” Sabda Baginda “Seeloknya kamu sekalian tidak perlu ziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan berkhidmatlah kepada suami nescaya pahalanya sama dengan ibadat kaum orang lelaki.

2. Wanita yang memerah susu binatang dengan ‘Bismillah’ akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.

3. Wanita yang menguli tepung gandum dengan ‘Bismillah’, Allah akan berkatkan rezekinya.

4. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.

5. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan membinakan 7 parit di antara dirinya dengan api neraka, jarak di antara parit itu ialah sejauh langit dan bumi.”

6. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utas benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat.”
7. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menganyam akan benang dibuatnya, Allah telah menentukan satu tempat khas untuknya di atas tahta di hari akhirat.

8. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan mencatit baginya ganjaran sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000 orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak berpakaian.”
9. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya, menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan mencuci akan diri anaknya itu, Allah akan mencatatkan untuknya pekerjaan baik sebanyak helai rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula pekerjaan jahat dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memerhatikannya.”

10. Sabda Nabi s.a.w. : “Ya Fatimah setiap wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong misai dan mengerat kukunya, Allah akan memberi minum kepadanya dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman daripada taman-taman syurga dan dicatatkan Allah baginya kelepasan dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shiratul Mustaqim.”

11. Jika suami mengajarkan atau menerangkan kepada isterinya satu masalah agama atau dunia dia akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.

12. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga dan menunggu kedatangan suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

13. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah. Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.

14. Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat perkahwinannya, cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas kahwin).

15. Sebaik-baik wanita ialah wanita (isteri) yang apabila engkau memandang kepadanya ia menggembirakan kamu, jika engkau memerintahnya ia mentaati perintah tersebut dan jika engkau bermusafir dia menjaga harta engkau dan dirinya.
Maksud hadis: Dunia yang paling aku sukai ialah wanita solehah.

Disumbangkan oleh : Nurazminie Binti Azmin (Setiausaha 2)

Friday, 6 July 2012

Ukhuwah Islamiah

Tidaklah dua orang muslim berjumpa, lalu keduanya berjabat tangan, kecuali keduanya diampuni sebelum keduanya bepisah.” (H.R. Abu Daud)

Diriwayatkan oleh Imam Mlik dalam Al Muwatha’ dari abi Idris Al Khaulany rahimahullah bahwa ia berkata:
“Aku pernah masuk Masjid Damaskus. Tiba-tiba aku jumpai seorang pemuda yang murah senyum yang dikerumuni banyak orang. Jika Mereka berselisih tentang sesuatu maka mereka mengembalikan kepada pemuda tersebut dan meminta pendapatnya. Aku bertanya tentang dia, lalu dikatakan oleh mereka,’Ini Muadz bin Jabal.’ Keesokan harinya , pagi-pagi sekali aku dating ke masjid itu lagi dan kudapati dia telah berada di sana tengah melakukan shalat. Kutunggu ampai dia selesai melakukan shalat kemudian aku temui dan kuucapkan salam kepadanya. Aku berkata,’Demi Alloh aku mencintaimu. Lalu ia bertanya.’Apakah Alloh tidak lebih kau cintai?’ Aku jawab,’Ya Alloh aku cintai’. Lalu ia memegang ujung selendangku dan menariknya seraya berkata,’Bergembiralah karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah saw, berabda,”Alloh berfirman, cinta-Ku pasti akan mereka peroleh bagi orang yang saling memadu cinta karena Aku, saling mengunjungi karena Aku, dan saling memberi karena Aku.”

MAKNA UKHUWAH ISLAMIYAH
Kata ukhuwah berakar dari kata kerja akha, misalnya dalam kalimat “akha fulanun shalihan”, (Fulan menjadikan Shalih sebagai saudara). Makna ukhuwah menurut Imam Hasan Al Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.
Hakekat Ukhuwah Islamiyah:
1.Nikmat Allah (Q.S. 3:103)
2.Perumpamaan tali tasbih (Q.S.43:67)
3.Merupakan arahan Rabbani (Q.S. 8:63)
4.Merupakan cermin kekuatan iman (Q.S.49:10
Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Jahiliyah:
Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan akidah dan syariat Islam
Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas waktu dan tempat), yaitu ikatan selain ikatan akidah (missal:ikatan keturunan orang tua-anak, perkawinan, nasionalisme, kesukuan, kebangsaan, dan kepentingan pribadi)
Peringkat-peringkat ukhuwah:
Ta’aruf adalah saling mengenal sesama manusia. Saling mengenal antara kaum muslimin merupakan wujud nyata ketaatan kepada perintah Allah SWT (Q.S. Al Hujurat: 13)
Tafahum adalah saling memahami. Hendaknya seorang muslim memperhatikan keadaan saudaranya agar bisa bersegera memberikan pertolongan sebelum saudaranya meminta, karena pertolongan merupakan salah satu hak saudaranya yang harus ia tunaikan.
Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad saw., beliau bersabda, “Barangsiapa menghilangkan kesusahan seorang muslim, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahannya di hari kiamat. Barang siapa menutupi aib di hari kiamat. Allah selalu menolong seorang hamba selama dia menolong saudaranya.” (H.R. Muslim)
Ta’awun adalah saling membantu tentu saja dalam kebaikan dan meninggalkan kemungkaran


Hal-hal yang menguatkan ukhuwah islamiyah:
1. Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintai
Hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda: “ Ada seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu di depannya. Orang yang disamping Rasulullah tadi berkata: ‘Aku mencintai dia, ya Rasullah.’ Lalu Nabi menjawab: ‘Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya?’ Orang tersebut menjawab: ‘Belum.’ Kemudian Rasulullah bersabda: ‘Beritahukan kepadanya.’ Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata: ‘ Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.’ Kemudian orang yang dicintai itu menjawab: ‘Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.”
2. Memohon didoakan bila berpisah
“Tidak seorang hamba mukmin berdo’a untuk saudaranya dari kejauhan melainkan malaikat berkata: ‘Dan bagimu juga seperti itu” (H.R. Muslim)
3. Menunjukkan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa
“Janganlah engkau meremehkan kebaikan (apa saja yang dating dari saudaramu), dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikan dia senyum kegembiraan.” (H.R. Muslim)
4. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)
“Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu berjabatan tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah.” (H.R Abu Daud dari Barra’)
5. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)
6. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu
7. Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya
8. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya
9. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan

MANFAAT UKHUWAH ISLAMIYAH
1. Merasakan lezatnya iman
2. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)
3. Mendapatkan tempat khusus di surga (Q.S. 15:45-48)

Di antara unsur-unsur pokok dalam ukhuwah adalah cinta. Tingkatan cinta yang paling rendah adalah husnudzon yang menggambarkan bersihnya hati dari perasaan hasad, benci, dengki, dan bersih dari sebab-sebab permusuhan
Al-Qur’an menganggap permusuhan dan saling membenci itu sebagai siksaan yang dijatuhkan Allah atas orang0orang yang kufur terhadap risalahNya dan menyimpang dari ayat-ayatNya. Sebagaiman firman Allah Swt dalam Q.S. Al-Ma’idah:14
Ada lagi derajat (tingkatan) yang lebih tinggi dari lapang dada dan cinta, yaitu itsar. Itsar adalah mendahulukan kepentingan saudaranya atas kepentingan diri sendiri dalam segala sesuatu yang dicintai. Ia rela lapar demi kenyangnya orang lain. Ia rela haus demi puasnya prang lain. Ia rela berjaga demi tidurnya orang lain. Ia rela bersusah payah demi istirahatnya orang lain. Ia pun rela ditembus peluru dadanya demi selamatnya orang lain.
Islam menginginkan dengan sangat agar cinta dan persaudaraan antara sesama manusia bisa merata di semua bangsa, antara sebagian dengan sebagian yang lain. Islam tidak bisa dipecah-belah dengan perbedaan unsure, warna kulit, bahasa, iklim, dan atau batas negara, sehingga tidak ada kesempatan untuk bertikai atau saling dengki, meskipun berbeda-beda dalam harta dan kedudukan.


Maraji’ :
- Super Mentoring Panduan Keislaman untuk Remaja
Novi Hardian & Tim ILNA Learning Center
- Masyarakat Berbasis Syari’at Islam
Yusuf Qardhawi

Sumber : http://harokah.blogspot.com/2005/12/ukhuwah-islamiyah.html

EMPAT KATEGORI MANUSIA TIDAK LAYAK DILANTIK JADI PEMIMPIN


Menyedari pentingnya pemimpin dan kepimpinan , Allah sendiri menyatakan dalam Al-Quran empat kategori manusia yang tidak boleh atau haram diangkat menjadi pemimpin.

1.Orang Yahudi Dan Nasrani
Firman Allah SWT yang bermaksud: “Wahai orang yang beriman,jangan kamu jadikan orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin sebab mereka hanya layak menjadi ketua di atas sebahagian daripada mereka. Barang sesiapa antara kamu menjadika mereka pemimpin, sesungguhnya ia menjadi golongan mereka (Yahudi dan Nasrani). Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada mereka yang zalim. ”-Al-Maidah:51

2.Orang yang lebih mengutamakan kekafiran daripada keimanan.
Firman Allah SWT yang bermaksud: “Wahai orang yang beriman, janganlah kamu mengambil bapa, saudara kamu menjadi pemimpin jika mereka memilih kafir daripada iman. Barang sesiapa yang mengangkatnya menjadi pemimpin daripada kalngan kamu, maka mereka itu adalah zalim.”-At-Taubah:23

3.Orang yang diluar kalanganmu termasuk dalamnya orang munafik.
Allah berfirman yang bermaksud:”Wahai orang yang beriman, janganlah kamu mengambil sahabat yang setia selain daripada golongan kamu, merkea tidak henti-hentinya mencelakakan kamu, mereka itu suka apa yang menyusahkan kamu. Sesungguhmya kebencian telah terbit dari mulut mereka, tetapi apa yang tersembunyi dalam mulut mereka adalah lebih besar lagi. Kami telah terangkan kepadamu tanda-tanda jika kamu mahu berfikir. Ingatlah kamu ini mencintai mereka sedang mereka tidak mencintai kepadamu dan kamu percaya kepada seluruh kandungan Al-Quran,sedang mereka itu apabila bertemu dengan kamu, mereka mengakui kami beriman, tetapi apabila berpisah, mereka gigit jari mereka lantaran marah bercampur benci kepadamu. Katakanlah kepada mereka: matilah kamu bersama kemarahan kamu itu. Allah mengetahui apa yang ada di dalam dadamu/hatimu.”        –Ali-Imran:118-119

4.Orang yang mengingkari Al-Quran dan hukumnya.
Allah berfirman yang bermaksud: ”Wahai orang yang beriman, janganlah kamu jadikan orang kafir itu menjadi pemimpin kamu, padahal mereka bukan dari kalangan orang mukmin (yang benar), apakah kamu mencari satu alasan yang nyata bagi Allah untuk menyiksamu? ” –An-Nisa’:144
Jawatan sebagai pemimpin bukanlah sesuatu yang boleh dipandang enteng kerana berdasarkan sirah Rasulullah SAW juga baginda amat berhati-hati dalam memilih sahabat-sahabat yang dipercayai untuk memegang jawatan-jawatan tertentu sama ada mereka betul-betul bersedia dalam menerima kepercayaan tersebut atau sebaliknya, fikir-fikrkanlah. Sekian. 

Thursday, 5 July 2012

Melakar Cinta Allah Melalui Sahabat


"Kau tahu apa itu makna uhibbuki fillah?" tanya seorang sahabat kepada saya.
"Mencintaimu kerana Allah," Ringkas jawapan saya.
Kelihatan tidak senang duduk sahabat dengan jawapan saya. Riak muka tidak puas hati lagaknya.
"Memanglah, itu direct translate. Tak semua orang faham erti itu sebenarnya. Cuma mengungkap tetapi tidak sampai jauh ke dasar hati, kerana itu setiap perkara yang dilakukan pasti ada kurangnya, hingga kadang-kadang boleh menjadi cemburu dalam berukhwah. Manusia sebegini masih keliru sebenarnya," luah sahabat dengan air muka penuh kekesalan.
Terhenti seketika kerja yang saya sedang lakukan. Berfikir tentang kata-kata sahabat sebentar tadi.
"Cemburu dalam berukhwah? Saya setuju, bahkan ada yang masih tidak mampu mentafsir erti uhibuki fillah itu sendiri. Keliru itu benar. Realitinya kerana fitrah berkasih yang terlampau. Rasa menyayangi yang terlampau hingga ada istilah 'dia milik aku' sahaja. Astaghfirullahal azzim, mohon dijauhkan perasaan sebegini," memandang sahabat dengan penuh pengertian.
Benar, ini kisah realiti. Sebenarnya ramai yang masih keliru dengan perasaan sendiri. Fitrah manusia memang mahu menyayangi dan disayangi, tetapi berpadalah dalam berkasih dan sayang hingga timbul perasaan ingin memiliki. Mengikut ilmu psikologi, inilah yang dinamakan innate motive.

Maknanya jangan berkasih sayang lah?
Tidak.. bukan itu yang saya maksudkan. Berkasih sayang itu perlu, tetapi berpada dan kawallah diri. Berukhwah kerana Allah semata-mata. Jadi takkan timbul isu 'dia milik aku'.

Tidak Cemburu
Orang-orang yang beriman tidak akan rasa cemburu apabila sahabat menjalin ukhwah dengan sahabat lain. Isilah hati dan nurani dengan jalan Allah kerana ukhwah ini terjadi atas kehendak Allah. Jika ada timbul rasa cemburu, muhasabah kembali kerana sungguh itu adalah bisikan syaitan yang cuba menghasut dan menggugat ukhwah yang dibina.
Siapa kita untuk memiliki? Tiada apa-apa di dunia ini adalah milik kita. Sahabat? Bukan milik kita. Justeru kenapa mahu cemburu apabila orang lain mendampingi?
Firman Allah s.w.t : "Sesungguhnya mukmin itu bersaudara." (al-Hujuraat: 10)
Dari firman ini telah jelas bahawa semua muslim itu adalah bersaudara. Tiada yang tertinggal. Kita memerlukan antara satu sama lain. Seharusnya kita perlu belajar menyayangi setiap sahabat yang berada di sekeliling kita.
Dalam Islam sudah diajar tentang ithar (melebihkan orang lain) yakni tahap ukhwah yang paling tinggi manakala berlapang dada adalah tahap ukhwah yang paling rendah.
Tapi dalam apa jua keadaan, kita harus sedar tentang makna basitah (kesederhanaan). Bila sudah sayang terlebih, segala benda jadi lain. Justeru itulah kita perlu bersederhana. Kalau mahu sayangi semua, bukan memilih-milih pula.
Nasihat ini jelas untuk saya dan semua yang mempunyai sahabat. Mungkin ini sudah terjadi atau bakal terjadi. Makanya saya mahu mengingatkan dahulu sebelum terkena pada diri sendiri atau yang lain juga.
Uhibbuki fillah, best friend, teman sejati atau apa-apa sahaja akan menjadi retorik semata-mata jika setiap perhubungan itu tidak di dasari dengan iman dan takwa. Usah tertipu dengan mainan perasaan sendiri. Perbetulkan niat kembali jika masih ada cemburu di hati.

Layanan Istimewa Untuk Semua Sahabat
Sayugia saya mahu mengingatkan kalian tentang kisah Rasulullah SAW dalam bersahabat.
Adakah para sahabat yang lain merasa cemburu dengan Abu Bakr apabila Rasulullah SAW mengatakan Abu Bakr adalah teman baiknya. Saidina Umar, Uthman, Ali dan sebagainya tidak cemburu melihat persahabatan itu kerana Rasulullah SAW melayan para sahabat yang lain juga dengan istimewa. Inilah yang perlu kita contohi bersama.
Jika kita mampu untuk memberi hadiah, belanja kawan, sentiasa saling mengingat, membantu dia, bertanya khabar kepada kawan yang seorang; beri layanan istimewa dan memasak untuk kawan seorang, kenapa tidak kepada kawan yang lain kita lakukan sebegitu rupa? Adakah Islam mengajar kita untuk membanding beza darjat?
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Janganlah saling mendengki, saling menipu, saling membenci, saling memutuskan hubungan dan janganlah sebagian kamu menyerobot transaksi sebagian yang lain, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim itu saudara muslim yang lain, tidak boleh menzaliminya, membiarkannnya (tidak memberikan pertolongan kepadanya), mendustainya dan tidak boleh menghinakannya.
Taqwa itu berada di sini (beliau menunjukkan dadanya tiga kali). Cukuplah seorang (muslim) dianggap (melakukan) kejahatan karena melecehkan saudara muslimnya. Setiap muslim atas muslim lain haram darahnya, hartanya dan kehormatannya." (HR. Muslim dan Ibnu Majah)
Jadi, mari kita tajdidkan (memperbetulkan) niat kita dan banyakkan muhasabah. Mungkin selama ini kita berukhwah bukan kerana Allah tetapi atas dasar lain.. peribadi ke, minat yang sama ke, perasaan ingin memiliki ke..
Mari koreksi diri.. mari istighfar berulang-ulang kali..
"Ada tak orang rasa cemburu dengan kita. Mereka rasa takut untuk rapat sebab kita berkawan baik?" tanya sahabat lagi.
"Wallahua'lam, jika ada yang berfikiran sebegitu, mesti ada silap dia dan silap kita juga. Dalam ukhwah ini kita membina ithar tetapi kita perlukan juga basitah," tuntas saya.


Moga ini dapat menjadi renungan untuk para sahabat di luar sana. Sungguh mungkin ini juga bakal terjadi pada saya dan anda, kita tidak tahu. Jadi persiapkan diri dan bermuhasabah kembali.
Marilah kita menjalin ukhwah kerana Allah..
Untuk sahabat-sahabat saya di luar sana.. uhibbuki fillah.. harap ukhwah ini hingga ke jannah hendaknya.
Ya Allah,peliharalah ukhwah kami ini. Moga tiada hasad yang menyelirat jauh di hati yang tersirat..
Di jalan Allah,
Persahabatan ini bukan milikku dan bukan jua milikmu,
Persahabatan ini adalah perancangan daripada Allah yang mengetahui segala rahsia,
Kerana DIA lah aku mengenalimu dan kerana DIA jua telah menetapkan ukhwah itu,
Pasti terukir 1001 kenangan dan kasih sayang,
Semuanya kerana Allah,
Sungguh,
Bukan kerana selain daripada-Nya..

Sumber : iluvislam.com

“PUNCA STRESS & TIPS UNTUK MENANGANI STRESS ”

D
engan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha penyayang. 
Selawat dan salam ke atas junjungan mulia Muhammad sallallaahu ‘alayhi wa sallam penghulu anbiya’ dan para rasul.
Alhamdulilah dengan izin ALLAH S.W.T.keluarga AI telah diberi peluang untuk berkongsi ilmu dengan anda semua walaupun ilmu yang di miliki tidak seberapa.Sabda Rasullulah SAW: “Sesiapa yang menyampaikam ilmu dan orang lain mengamalkannya,maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada di dunia”.
Keadaan atau masa yang menimbulkan stres selalu berlaku. Perkara ini tidak dapat dielakkan memandangkan gaya hidup di dunia moden yang serba pantas ini.

Adakah anda tahu mengenai pelbagai kesan stres ke atas sistem tubuh kita? Ia boleh merosakkan beberapa sistem. Ia malah mampu melemahkan tubuh kita hingga ke satu tahap di mana sistem imun berputus asa.

Daripada hanya membaca maklumat ini begitu sahaja, adalah penting untuk kita mengambil pendirian. Buatlah keputusan untuk membuat apa saja yang terdaya untuk mengurangkan kesan buruk stres. Stres boleh membunuh, justeru jangan biarkan ia membunuh anda atau orang yang anda sayangi. Individu yang mengalami stres sentiasa kehilangan tenaga yang diperlukan untuk menjalani kehidupan seharian. Jika ini berlaku, ianya boleh menyemai sikap negatif dalam kehidupan mereka. Kemurungan akan berlaku dan mencetuskan kesan negatif kepada kehidupan individu berkenaan.
Kegagalan menangani stres juga boleh membawa kesan buruk ke atas kesihatan seseorang. Lazimnya sistem imun dapat mempertahankan tubuh dari penyakit. Namun begitu, stres boleh melemahkan sistem imun. Jika ini berlaku, individu berkenaan akan lebih mudah mendapat penyakit berbahaya seperti kanser dan masalah jantung. Pada masa yang sama, jika dia sedang berhadapan dengan masalah kesihatan, ianya boleh memburukkan lagi keadaan.


Umum mengetahui penyakit jantung merupakan penyebab kematian nombor satu di dunia. Sebahagian dari simptom atau pertanda penyakit jantung mempunyai kaitan dengan stres. Peningkatan tekanan darah yang mendadak dan debaran jantung berterusan adalah antara tanda-tandanya. Berasaskan fakta-fakta tersebut, adalah penting untuk seseorang untuk berbuat sesuatu sekiranya mereka mendapati diri mereka tidak berupaya menangani stres. Mereka perlu mengatasi masalah tersebut secepat mungkin untuk mengelakkan diri dari menjadi mangsa stres yang boleh membunuh.

Cara Mudah untuk Mengatasi StresS

Ada beberapa langkah yang perlu diambil untuk mengelakkan kesan buruk stres. Dengan mengamal langkah-langkah berikut, risiko untuk mendapat kesan buruk stres dapat dikurangkan.

1. Pemakanan yang betul

Makan makanan yang betul membantu kita menghadapi cabaran kehidupan seharian. Pastikan anda tidak terlupa untuk makan pada waktu makan agar anda mempunyai tenaga yang cukup untuk melaksana tugas seharian. Pada masa yang sama, mengambil diet yang seimbang akan menjamin tubuh mendapat zat makanan yang diperlukan. Justeru pastikan anda mengambil makanan yang menyumbang kepada kesejahteraan anda. Ambil protein, vitamin B (B6 dan B12), asid folik dan mineral.



2. Jangan Membebankan Diri

Kadangkala seseorang itu terlalu bercita-cita tinggi dan terlupa akan kemampuan diri. Justeru penting untuk kita mengelak diri dari mengambil tugas lebih dari yang mampu dilaksanakan. Laksanakan tugas sedikit demi sedikit. Pecahkan tugas yang besar kepada beberapa tugas kecil yang boleh diselesaikan dalam tempoh yang lebih pendek. Dengan cara ini, ia akan meringankan beban tubuh dan minda kita.

3. Berehat

Jika anda selalu sibuk dan tidak cukup tidur, fikir semula baik-baik. Badan kita perlu rehat selepas bekerja untuk beberapa ketika. Justeru jangan biarkan seminggu berlalu tanpa rehat dan tidur yang nyenyak. Cubalah ambil cuti selepas melaksana beberapa siri tugas berat. Mendengar musik klasik yang baik atau mengambil masa untuk bersendirian dan merehatkan minda akan membantu kita dalam jangka masa yang panjang.


4. Berinteraksi dengan Famili dan Rakan

Adalah bagus menjadi seorang yang kuat kerja. Namun begitu jangan lupa, sebagai seorang manusia kita memerlukan sokongan orang di sekeliling kita. Pastikan anda meluangkan masa untuk melakukan aktiviti masa lapang bersama famili dan juga rakan-rakan. Ini akan menghilangkan sebarang kerungsingan yang bermain di minda. Dalam masa yang sama ianya akan menolong anda membina pandangan positif apabila anda kembali bertugas.

Stres sebenarnya boleh membunuh tetapi ianya tidak perlu begitu. Penting untuk seseorang itu mempunyai kawalan ke atas kehidupannya. Lindungi diri dan kesihatan dengan mengamalkan langkah-langkah yang akan membantu mengurus stres dengan baik.



Setakat disini sahaja perkongsian daripada kami,mudah-mudahan apa yang dikongsi dapat digunakan untuk menjalani kehidupan yang lebih selesa tanpa sebarang gangguan dari segi mental mahupun fizikal.Wallahualam...

BY : EXCO AKADEMIK & INTELEKTUAL

“ HEALTH IS A WEALTH ”

Sunday, 1 July 2012